Rabu, 30 Mei 2012

dear pelitahatiku * ary canabis*

Untukmu yang luarbiasa, aku punya cinta yang luarbiasa. Dengan doa yang luarbiasa dari aku yang hanya manusia biasa dengan hati sederhana. Bahagiaku, adalah menjadi bagian tertentu darimu, selamanya. (˘⌣˘)ε˘`)
aku tidak ingin menyimpanmu terlalu lama didalam hati, karena sesungguhnya tempatmu adalah ingatan bukanlah hati..
aku disini, yang secara kasar lebih baik aku mati dari pada harus jauh dari mu :(
aku suka cara tuhan menegurku adalah dengan berkedip agar aku tidak terlalu lama memandangmu.
Aku suka melihat jauh ke dalam matamu. Di sana terpancar harapanku tentang kamu dan dunia. Dunia yang akan kita taklukkan bersama ...
dan sejak mengenalmu aku mempunyai hobby baru yaitu menatap  matam mu, disana aku temukan kesejukan kedamaian, dan bahkan masa yang akan mengurung kita dalam 1 waktu.
seandainya saja kamu bisa melihat dirimu sendiri didalam mataku, pasti kamu akan menyadari betapa luar biasanya dirimu :)
kamu itu seperti musik, bisa ga bayangin dunia ini tanpa musik? terlukiskan hampa nya gimana...
yah seperti itulah aku tanpa kamu ..
Ada sebuah melodi indah yang selalu berkumandang dalam hatiku, yang bernama kamu...
kalo ditanya bahagia itu apa? aku cuma bisa jawab "KAMU"
" Aku ingin Hidup selamanya"  didalam kalimat itu kamu telah menjadi alasanya.
dan kamu juga menjadi alasan pertama yang membuatku ingin cepat bangun dari tidur semalam.
Tuhan sengaja menciptakan kita dengan kekurangan, supaya kamu memerlukanku ..
kalo boleh aku berganti nama, aku kepingin ganti nama jadi "AMIN" supaya disetiap ujung doamu, terselip namaku.
Mungkin tuhan bosan mendengar kata SYUKUR dari bibirku, yang selalu saja bersyukur karena kehadiranmu yang membuat impian menjadi nyata, membuat penantian menjadi akhir.
kehadiranmu sesuatu yang begitu indah, mengalir seperti air terjun dan aku merasa kau akan selalu menjadi bagian dari ku. sulit dijelas kan dengan seribu kata indah bahwa kau bukanlah satu tempat yang pernah ku perkirakan sebelumnya.
seribu malaikat kini menari disekitarmu, aku merasa lengkap karena aku telah menemukanmu disaat aku tersesat dan tak tau arah.
Merindukanmu adalah sebuah lagi. Lagi yang tiada mengenal kata berhenti, kalau saja ada perlombaan orang paling sering merindukan mu pasti aku akan menjadi juaranya, dan bila rinduku ibaratkan hujan mungkin satu indonesia ini akan menjadi samudra.
Haruskah aku mengucap sumpah serapah akan kerinduan yang tak juga minggat? Supaya kamu tau Rindu itu ga ada tepinya ... Aku juga tidak akan meminta persetujuan siapapun untuk merindukanmu. Tidak akan!
Dan pada akhirnya 1 yang aku inginkan,
aku hanya ingin menjadi alasan pertama ketika cincin telah terpasang di jari manismu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar